Patah Tulang

Rabu, 19 Desember 2013. Aku bermain di dalam kelas. Ya memang karena jam kosong. Tetapi karena aku jiga sadar kalau itu perbuatan salah, temanku mengajakku untuk keluar.

Walaupun aku sudah sadar, tetapi aku enggan untuk keluar kelas. Dia memaksaku, jadi baiklah. Aku menuruti kemauannya. Dan sebenarnya aku merasakan hawa panas di dalam tubuhku. Atau lebih tepatnya berasa terbakar sebelum aku keluar kelas.

Aku bermain volly. Salah satu olahraga favoritku saat itu. Aku terkenal sangat berambisi jika bermain volly. Dan beberapa saat kemudian, temanku mengoper bola ke arahku. Aku terasa melayang ketika menggapainya. Oh tidak, aku jatuh. Tanganku menyangga badanku yang berat. Atau mungkin karena dosaku terlalu banyak.

Beberapa detik kemudian aki sadar. Tulang tangan kiriku patah sehingga terkesan aku mempunyau dua siku di tangan kiriku. Aku bingung, begitu juga dengan semua orang yang ada di sekelilingku. Dan akhirnya aku dibawa ke rumah sakit.

Butuh waktu hampir dua bulan untuk aku sembuh. Tapi setelah aku sembuh, aku tahu kalau patah tulang tak sesakit sakit hati.

2 tanggapan untuk “Patah Tulang

  • Agustus 5, 2017 pada 10:03 pm
    Permalink

    Kasian nya, haha emang patah hati itu sakit ya gan?

    Balas
  • Agustus 7, 2017 pada 3:20 pm
    Permalink

    Wkwkwk, qku juga pernqh patah tulang, tapi masih berumur 5 tahunan. Gara-gara jatoh dari pohon belimbing yang tingginya enggak lebih 1 meter, ywng kiri juga sama. Wkwkwk.

    Kalau sakit hati mungkin bisa 1 tahun lebih kerasanya :-D:-D:-D

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *