Malam Cepatlah Sirna

Malam Cepatlah Sirna
Oleh David Aji

Mata ini enggan terpejam
Walaupun kopi tak ada di hadapan
Yang ada hanyalah rembulan
Yang sinarnya menembus kegelapan kamar

Suasana semakin mencekam
Hawa dingin juga menembus tulang
Sungguh aku muak dengan semua
Kenapa malamku tak kunjung pergi

Aku membenahi posisiku
Mencoba tidur untuk kesekian kalinya
Tapi otakku tak bisa berhenti
Memikirkan kenangan di kala itu

Oh malam!
Sirnalah engkau!
Aku tak ingin hidup di dalam kegelapan
Aku ingin mentari cepat bersinar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *