Indonesia Negara Agraris, Tapi Masih Impor Pangan

Indonesia merupakan negara agraris yang mana di tanah Indonesia nan subur ini terdapat sumber daya alam yang melimpah ruah. Berbagai macam bahan pangan terdapat dinegara yang gemah ripah loh jinawi (Kekayaan alam yangmelimpah). Bahkan membuat iri bangsa belanda sehingga mereka menjajahbangsa kita untuk mendapatkan sumber daya alam yang melimpah. Akantetapi, bangsa Indonesia tidak mau jika kekayaannya dikuasai bangsa lain, maka dari itu para pahlawan bangsa merebut kemerdekaan Indonesia dari Belanda. Sehingga, bangsa indonesa dapat kembali menguasai tanah jajahanBelanda itu.

Beberapa tahun setelah Indonesia merdeka dan seiring berjalannya waktumuncul berbagai macam masalah terkait pertanian dinegara Indonesia. Yang dulu setiap mata memandang disugguhkan hijaunya sawah, perlahan hijaunya pudar dikarenakan lahan sawah dijadikan bangunan. Akhirnya, banyak parapetani beralih profesi mengakibatkan profesi petani kian menurun yang berdampak pada produktivitas pertanian di Indonesia juga yang kian menurun. Alhasil banyak komoditas impor yang dilakukan oleh masyarakat.

Apakah kita layak untuk disebut negara agraris sedangkan bahan pangan masih impor ? Tentunya sulit untuk dikatakan seperti itu jika Indonesia belummampu memenuhi sendiri kebutuhan bahan pangan. Bahan pangan masihbergantung dengan negara lain padahal Indonesia adalah negara dengan lahan persawahan yang luas dan subur. Berbagai macam bahan pangan tersedia di negara berkembang ini.

Sebenarnya Indonesia berpotensi menjadi negara agraris yang besar jika masyarakat juga peduli akan pertanian Indonesia. Akan tetapi, sekarang banyak masyakarakat yang gengsi dengan pekerjaan sebagai petani, sehingga banyak juga yang beralih profesi menjadi seorang pejabat atau pekerjaan kantor lainnya. Para generasi muda juga bertambah sedikit yang mau bergerak dalam bidang pertanian. Walaupun mereka berkuliah dijurusan pertanian tetapi setelah lulus mereka menjadi pegawai negeri atau pegawai kantor. Siapa yang akan mengelola pertanian diIndonesia jika kebanyakan dari mereka menjadi pegawai sipil. Ilmu di bangku perkulihan akan percuma jika pada akhirnya tidak mau berkecimpung dalam lahan persawahan. Pertanian Indonesia tidak akan maju jika generasi mudanya tidak mau mengelolanya.

Indonesia harus bisa berubah lebih baik untuk memajukan pertaniannya agar tidak banyak melakukan impor pangan. Harus ada kebijakan dari pemerintah untuk dapat mengatasi masalah seperti itu. Pemerintah harus banyak membangun infrastruktur pertanian agar petani dapat mengolah lahannya dengan lancar. Mengolah pertanian dengan teknologi mekanisasi juga merupakan kebijakan yang bagus. Dengan teknologi ini pekerjaan dalammengolah pertanian pra panen maupun pasca panen akan lebih cepat dan mudah. Sehingga bahan pangan akan melimpah dan kebutuhan pangan masyarakat Indonesia dapat terpenuhi. Akan tetapi, untuk menerapkan teknologi ini pengelolaan lahan harus baik, kalau tidak maka kemungkinan untuk berhasiljuga kurang. Oleh karena itu , perguruan tinggi juga harus bergerak aktif untuk menciptakan generasi muda yang banyak berinovasi dalam bidang pertanian, agar pengelolaan lahan di Indonesia dapat dilakukan dengan maksimal.

Pertanian Indonesia juga berharap banyak kepada para mahasiwa penerus bangsa khususnya yang berkecimpung dalam jurusan pertanian. Kita mahasiswasangat berperan aktif dalam memajukan pertanian di Indonesia. Inovasi dan penemuan baru sangat diharapkan agar terciptanya pertanian yang maju danberkualitas tinggi. Kita menjadi pelopor untuk meningkatkan mutu pertanian Indoensia. Diharapkan kepada mahasiswa pertanianagar ilmu yang didapat di bangku perkulihan dapat diterapkan dan dikembangkan untuk memajukanpertanian Indonesia. Pertanian Indonesia harus dipegang oleh ahlinya, jikapara ahli pertanian tidak berprofesi sesuai bidangnya maka pertanianIndonesia tidak akan pernah maju. Kita buktikan bahwa menjadi petani jugabisa kaya seperti petani yang ada di negara tetangga. Sebagai mahasiwsa pertanian kita harus bisa mengangkat harkat martabat petani, tanpa petani kita semua tidak akan bisa hidup.

Jurnal Agribisnis

Nama : DIAH AULIA

NIM : 20170210141

Daftar Pustaka.

https://ekbis.sindonews.com/read/1207961/34/indonesia-negara-agraris-tapi-masih-bergantung-impor-pangan-1495679766

https://ekbis.sindonews.com/read/1220051/34/ajak-kaum-muda-bertani-modern-dengan-mekanisasi-1499852729

mektan.blogspot.co.id/2008/07/pengertian-mekanisasi-pertanian.html

2 tanggapan untuk “Indonesia Negara Agraris, Tapi Masih Impor Pangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *